Ajakan Allah

Aku adalah Alfa dan Omega, firman Tuhan Allah, yang ada dan yang sudah ada dan yang akan datang, Yang Mahakuasa. wahYu 1:8

Ajakan Allah

Pahlawan di surga adalah Allah. Para malaikat tidak menyembah rumah-rumah besar atau jalanan yang berkilauan. Tidak juga pintu gerbang atau permata yang mendorong para penghuni surga menyanyi … hanya Allah yang disembah. Kebesaran-Nya menggerakkan pena penyair surga dan memesona warganya.

Mereka menikmati jawaban yang kekal atas doa Daud: “Bahwa satu perkara telah kupohonkan dari pada Tuhan … yaitu supaya boleh aku … memandang keindahan Tuhan” (Mazmur 27:4, TL). Apa lagi yang mereka lihat? Mereka selamanya mengagumi bagaimana Allah mengampuni dosa, menepati janji, menjalankan rencana-Nya. Dia bukan pemimpin parade; Dia sendirilah parade itu. Dia bukan acara utama; Dialah satu-satunya acara. Panggung-Nya hanya menampilkan satu bintang: diri-Nya. Ia menyelenggarakan satu-satunya pertunjukan dan mengundang setiap orang untuk menghadirinya.

Pada saat ini, Ia membagikan undangan kepada jutaan orang. Ia berbisik melalui orang tua yang baik, berteriak melalui badai tsunami. Melalui upacara pemakaman, Ia memperingatkan, “Kehidupan ini rapuh.” Melalui penyakit, Ia mengingatkan, “Masa hidupmu singkat.” Allah mungkin berbicara melalui alam atau pemeliharaan-Nya, keagungan-Nya atau kecelakaan. Tetapi melalui itu semua, Ia mengundang: “datanglah, nikmatilah hidup bersama-Ku selamanya.”

Namun banyak orang menolak. Mereka tidak ingin apa pun yang berhubungan dengan Allah. Ia berbicara; mereka menutup telinga. Ia memberikan perintah; mereka mencemooh. Mereka tidak ingin Ia mengatur hidup mereka. Mereka mencemooh apa yang dikatakan-Nya tentang pernikahan, uang, seks, atau nilai kehidupan. Mereka menganggap Anak-Nya sebagai lelucon dan salib sebagai kebodohan (lihat 1 Korintus 1:18). Mereka terus memberi tahu Allah agar tidak mengganggu mereka. Dan ketika mereka menghembuskan napas terakhir, Allah mengabulkan permintaan mereka: “Aku tidak pernah mengenal kamu! Enyahlah dari pada-Ku, kamu sekalian pembuat kejahatan!” (Matius 7:23).-

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Main Menu