“Berbicaralah, Sebab Hamba-Mu Ini Mendengar”

Hendaklah perkataan Kristus diam dengan segala kekayaannya di antara kamu, sehingga kamu dengan segala hikmat … Kolose 3:16

“Berbicaralah, Sebab Hamba-Mu Ini Mendengar”

Apakah ada buku lain yang pernah digambarkan seperti ini: “Sebab firman Allah hidup dan kuat dan lebih tajam dari pada pedang bermata dua mana pun; ia menusuk amat dalam sampai memisahkan jiwa dan roh, sendi-sendi dan sumsum; ia sanggup membedakan pertimbangan dan pikiran hati kita” (Ibrani 4:12)?

“Hidup dan kuat”. Kata-kata dalam Alkitab itu hidup! Kata benda yang berdetak seperti jantung. Kata sifat yang berotot. Kata kerja yang melesat bolak-balik di setiap halamannya. Allah bekerja melalui katakata ini. Alkitab bagi Allah seperti sarung tangan operasi bagi dokter bedah. Ia menjangkau melalui kata-kata di dalam Alkitab dan menjamah bagian terdalam Anda.

Apakah Anda tidak merasakan jamahan-Nya?

Pada suatu malam yang larut, Anda membaca perkataan “Aku sekali-kali tidak akan membiarkan engkau dan Aku sekali-kali tidak akan meninggalkan engkau” (Ibrani 13:5). Kalimat itu menenangkan Anda seperti tepukan tangan pada bahu Anda. Ketika kecemasan merampas damai sejahtera Anda, seseorang membagikan ayat ini: “Janganlah hendaknya kamu khawatir tentang apa pun juga, tetapi nyatakanlah dalam segala hal keinginanmu kepada Allah dalam doa dan permohonan dengan ucapan syukur” (Filipi 4:6). Kata-kata itu melegakan jiwa Anda.

Gunakanlah perkataan itu. “Hendaklah perkataan Kristus diam dengan segala kekayaannya di antara kamu, sehingga kamu dengan segala hikmat mengajar dan menegur seorang akan yang lain” (Kolose 3:16).

Jangan mengambil keputusan, besar maupun kecil, tanpa duduk di hadapan Allah dengan Alkitab terbuka, hati terbuka, telinga terbuka, menirukan doa Samuel: “Berbicaralah, sebab hamba-Mu ini men- dengar” (1 Samuel 3:10).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Main Menu