“Di Sini Ada Allah”

Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman. matius 28:20

“Di Sini Ada Allah”

Ketika para pelaut zaman dulu menggambarkan peta lautan, mereka menunjukkan ketakutan. Di lautan luas yang belum terjelajahi, para pembuat peta menuliskan kata-kata seperti ini:

“Di sini ada naga.”

“Di sini ada setan-setan.”

“Di sini ada peri maut.”

Seandainya digambarkan peta tentang dunia Anda, apakah kita akan membaca frasa seperti itu? Di lautan kedewasaan yang tidak dikenal, “Di sini ada naga.” Di dekat lautan sarang yang kosong (anak-anak sudah meninggalkan rumah), “Di sini ada setan-setan.” Di samping garis lintang yang terjauh, kematian dan kekekalan, apakah kita membaca, “Di sini ada peri maut”?

Bila demikian, petiklah pelajaran dari Sir John Franklin. Ia adalah seorang pelaut hebat pada zaman Raja Henry V. Perairan yang jauh adalah misteri baginya, sama seperti bagi para pelaut lainnya. Namun, tidak seperti rekan-rekannya, Sir John Franklin adalah orang beriman. Peta miliknya menunjukkan imannya. Pada peta itu ia telah mencoret frasa-frasa “Di sini ada naga,” “Di sini ada setan-setan,” “Di sini ada peri maut.” Dan menggantikan semua itu dengan frasa “Di sini ada Allah.”

Ingatlah. Anda tidak pernah pergi ke tempat di mana Allah tidak ada. Anda mungkin pindah rumah, ditugaskan ke tempat yang jauh, dirawat di rumah sakit, atau pergi ke mana pun, tetapi—camkan ini di hati Anda—Anda tidak pernah dapat pergi ke tempat di mana Allah tidak ada. “Aku menyertai kamu senantiasa,” kata Yesus berjanji (Matius 28:20). Jangan takut; percaya saja.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Main Menu