Dikasihi oleh Sang Pemberi yang Agung

Janganlah kuatir akan hidupmu … janganlah kamu mempersoalkan apa yang akan kamu makan atau apa yang akan kamu minum dan janganlah cemas hatimu. luKas 12:22, 29

Dikasihi oleh Sang Pemberi yang Agung

Mengumpulkan kekayaan adalah cara populer untuk menghilangkan ketakutan. Karena takut kehilangan pekerjaan, kesehatan, atau dana pensiun, kita mengumpulkan harta, karena berpikir semakin banyak yang kita miliki, semakin aman kita.

Kita merencanakan persediaan dan investasi. Kita berharap pada tunjangan hidup dan pensiun supaya tenang. Tetapi kemudian datang resesi dan kemunduran besar-besaran, maka kebingungan itu dimulai dari awal lagi….

Bila tidak ada Allah, kepercayaan kita kepada harta menjadi satu- satunya cara untuk mengantisipasi masa depan yang tidak pasti. Tetapi Allah ada. Dan Allah tidak ingin anak-anak-Nya memercayai uang… Orang kikir tidak menciptakan dunia; Tuhanlah yang mencipta- kannya.

Mazmur 104 memuji-muji penciptaan ini dengan 23 ayat tentang perincian berkat: langit dan bumi, air, sungai, pepohonan, burung, kambing, anggur, minyak, roti, orang, dan singa. Allah adalah sumber dari “tidak terbilang banyaknya, binatang-binatang yang kecil dan besar … Semuanya menantikan Engkau, supaya diberikan makanan pada waktunya” (ayat 25, 27).

Dan memang begitu. Allah adalah pemberi yang agung. Penyedia yang agung. Sumber dari setiap berkat. Murah hati dan dapat diandalkan sepenuhnya. Pesan Alkitab yang terus bergema jelas: Allah memiliki semuanya. Allah membagikan semuanya. Percayalah kepada-Nya, jangan kepada harta!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Main Menu