Hidup yang Benar

AKU ADALAH PENEBUSMU YANG HIDUP. Bahkan sesudah kulit tubuhmu sangat rusak, tanpa dagingmu pun kau akan melihat-Ku; matamu sendiri menyaksikan-Ku. Sebelum kau mengenal-Ku, kau adalah hamba dosa. Untuk menebusmu—membebaskanmu dari perbudakan ini—Aku membayar penuh hukuman bagi dosa-dosamu. Harganya sangat besar: pengorbanan darah-Ku sendiri! Jadi sekarang kau adalah milik-Ku, dan kau akan hidup bersama-Ku di sepanjang kekekalan.

 

Karena kau telah dibeli dengan harga yang sangat besar, Aku ingin kau memuliakan-Ku dengan tubuh dan rohmu. Kau mempermuliakan-Ku dalam tubuhmu dengan memelihara dirimu dengan baik dan menjauhkan diri dari kejahatan. Kehidupanmu adalah sebuah pemberian berharga dari-Ku, dan Aku ingin kau menjalaninya secara penuh—dengan cara yang membawa kemuliaan bagi-Ku dan memberimu kebahagiaan. Kau mempermuliakan-Ku dalam rohmu dengan bersuka di dalam-Ku dalam segala sesuatu. Ini adalah pengejaran yang paling penuh sukacita! Dunia berisi banyak keindahan dan banyak sumber kenikmatan, tapi Aku mengalahkan mereka semua. Ketika kau mengarahkan rohmu ke arah-Ku, Aku memberkatimu dengan sukacita hadirat-Ku. Kebahagiaan ini tidak tergantung pada keadaan-keadaanmu; itu mengalir dari mata air kasih-Ku yang kekal. Karena kau adalah orang yang telah Kutebus, Aku bergirang karena engkau dengan sukacita, Aku membaharui engkau dalam kasih-Ku, Aku bersorak-sorak karena engkau dengan sorak-sorai.

 

Tetapi aku tahu: Penebusku hidup, dan akhirnya Ia akan bangkit di atas debu. Juga sesudah kulit tubuhku sangat rusak, tanpa dagingku pun aku akan melihat Allah, yang aku sendiri akan melihat memihak kepadaku; mataku sendiri menyaksikan-Nya dan bukan orang lain. Hati sanubariku merana karena rindu. Ayub 19:25-27

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Main Menu