KETAKUTAN

TAKUT KEPADA ORANG MENDATANGKAN JERAT, TAPI BARANG- SIAPA PERCAYA KEPADA TUHAN DILINDUNGI. Kau sedang mulai menyadari betapa hidupmu dihambat oleh takut akan manusia. Kondisi ini telah menjadi bagian dari kehidupanmu sehari-hari, sehingga kau gagal untuk mengenalinya sampai saat ini. Sekarang setelah kau menyadari apa yang sedang terjadi, izinkan Aku menolongmu untuk bebas dari ketakutan pada ketidaksetujuan orang-orang lain.

Aku akan memberimu sebuah pendekatan dua cabang untuk berurusan dengan kondisi yang melumpuhkan ini. Pertama, gantilah ketakutanmu untuk menyenangkan orang-orang dengan keinginan untuk menyenang- kan-Ku—Tuhan atas alam semesta. Buatlah menyenangkan-Ku menjadi prioritas tertinggimu. Libatkan Aku dalam pemikiranmu kapanpun kau
sedang membuat rencana atau keputusan. Biarkan kerinduanmu untuk menikmati perkenanan-Ku bersinar dengan terang, menerangi pemikiran dan pilihan-pilihanmu.

Cara kedua untuk membebaskan dirimu sendiri dari ketakutan terhadap manusia adalah membangun kepercayaan yang lebih dalam pada-Ku. Daripada berusaha untuk menyenangkan orang-orang sehingga mereka akan memberimu apa yang kau inginkan, percayalah kepada-Ku—Penyedia semua kebutuhanmu. Kekayaan kemuliaan-Ku tidak pernah habis, demikian pula kasih-Ku kepadamu. Orang-orang dapat dengan mudah menipumu, menjanjikanmu berbagai hal tanpa bermaksud menepatinya. Bahkan jika mereka bermaksud baik pada saat itu, mereka dapat mengubah pikiran mereka di lain waktu. Karena Aku tetap sama selamanya, Aku dapat diandalkan sepenuhnya. Percaya pada orang-orang memiliki risiko. Percaya kepada-Ku adalah bijaksana: itu menjagamu tetap aman.

Takut kepada orang mendatangkan jerat, tetapi siapa percaya kepada TUHAN, dilindungi. Amsal 29:25

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Main Menu