Pandangan yang Besar akan Allah

Pandangan yang Besar akan Allah

Kudus, kudus, kuduslah Tuhan Allah, Yang Mahakuasa, yang sudah ada dan yang ada dan yang akan datang. Wahyu 4:8

Apakah tepatnya penyembahan itu? Saya suka dengan definisi Raja Daud. “Muliakanlah Tuhan bersama-sama dengan aku, marilah kita bersama-sama memasyhurkan nama-Nya” (Mazmur 34:3). Penyembahan adalah tindakan mengagungkan Allah. Memperluas pandangan kita akan Dia. Melangkahlah masuk ke dalam ruang kerja-Nya untuk melihat di mana Ia duduk dan mengamati bagaimana Ia bekerja. Tentu saja ukuran Dia tidak berubah, tetapi persepsi kita akan Dia yang berubah. Saat kita mendekat, Ia tampak lebih besar. Tidakkah itu yang kita butuhkan? Suatu pandangan yang besar akan Allah? Bukankah kita memiliki masalah yang besar, kekhawatiran yang besar, pertanyaan-pertanyaan yang besar? Tentu saja. Karena itu kita membutuhkan suatu pandangan yang besar akan Allah.

Penyembahan menawarkan itu. Bagaimana bisa kita bernyanyi, “Kudus, Kudus, Kudus” namun tidak memiliki pandangan yang diperluas?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Main Menu