“Ya, Kamu Bisa”

Allah, Dialah yang menjadi tempat pengungsianku yang kuat dan membuat jalanku rata. 2 samuel 22:33

“Ya, Kamu Bisa”

Dua macam pikiran terus berlomba menarik perhatian Anda. Yang satu berkata, “Ya, kamu bisa.” Yang lain berkata, “Tidak, kamu tidak bisa.” Yang satu berkata, “Allah akan menolongmu.” Yang lain berdusta, “Allah telah meninggalkanmu.” Yang satu memberitakan kekuatan Allah; yang lain mendaftarkan kegagalan Anda. Yang satu rindu membangun Anda; yang lain berusaha menjatuhkan Anda.

Tetapi inilah kabar baiknya: Andalah yang memilih suara yang Anda dengar. Mengapa mendengarkan pencemooh? Mengapa memerhatikan suara mereka? Mengapa mendengarkan kebodohan dan cemooh, padahal dengan telinga yang sama Anda dapat mendengarkan suara Allah?

Tutuplah telinga Anda terhadap suara-suara yang lama. Dan bukalah mata kepada pilihan-pilihan yang baru.

Seorang teman saya bergumul dengan kecanduan alkohol. Ia men- coba satu taktik baru. Ia memberi saya dan beberapa orang lainnya izin untuk meninju hidungnya bila melihatnya bermabuk-mabukan lagi.

Seorang perempuan melawan kekhawatirannya dengan menghafal ayat-ayat yang panjang dari Alkitab. Seorang karyawan bagian penjualan memesan kamar hotel yang tidak memakai televisi setiap kali harus bepergian keluar kota supaya tidak tergoda menonton film dewasa. Seorang laki-laki lain ingin mengubah sikapnya yang selalu berprasangka sehingga ia pindah rumah ke lingkungan minoritas, mencari teman-teman baru, dan mengubah sikapnya.

Tutuplah telinga terhadap suara-suara yang lama.

Bukalah mata kepada pilihan yang baru.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Main Menu