Doa Membuat Sebuah Perbedaan

Doa Membuat Sebuah Perbedaan

Kita tahu, bahwa Allah tidak mendengarkan orang-orang berdosa, melainkan orang-orang yang saleh dan yang melakukan kehendak-Nya. Yohanes 9:31

Sebagian besar kehidupan doa kita memerlukan perbaikan. Beberapa kehidupan doa kurang konsisten. Mereka entah seperti sebuah padang gurun atau sebuah oasis. Ejaan yang panjang, mem- bosankan, kering, diinterupsi oleh laporan singkat yang dicelupkan ke dalam air persekutuan…. Sebagian dari kita membutuhkan ketulusan. Doa-doa kita agak kosong, dihafalkan, dan kaku. Doa kita lebih bersifat liturgi daripada doa yang hidup. Dan meskipun mereka dinaikkan setiap hari, mereka menjemukan.

Masih ada yang kurang lagi, yaitu kejujuran. Kita dengan jujur bertanya-tanya apakah doa membuat sebuah perbedaan. Mengapa Tuhan yang ada di surga ingin berbicara kepada saya? Jika Allah mengetahui segalanya, siapakah saya sehingga saya harus mem- beritahu Dia apa pun? Jika Allah mengendalikan segalanya, siapakah saya sehingga saya harus melakukan sesuatu?…

Doa-doa kita mungkin canggung. Upaya-upaya kita mungkin lemah. Tetapi karena kuasa doa ada pada Pribadi yang mendengarnya dan bukan pada orang yang mengucapkannya, doa kita memang membuat sebuah perbedaan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Main Menu