HIDUP YANG BERKEMENANGAN

AKU INGIN KAU BERKATA DENGAN KEYAKINAN: “TUHAN ADALAH PENOLONGKU. AKU TIDAK AKAN TAKUT. APAKAH YANG DAPAT DILAKUKAN MANUSIA TERHADAP AKU?” Keyakinan yang berani ini bukanlah suatu penyangkalan bahwa hal-hal buruk terjadi pada umat-Ku. Itu adalah sebuah deklarasi keberanian yang di luar pengertian manusia biasa—di tengah-tengah kesulitan dan bahaya. Dasar bagi keberanian ini adalah hadirat-Ku yang kuat bersamamu: Aku tidak akan membiarkan engkau dan tidak akan meninggalkan engkau. Aku sendiri akan berjalan di depanmu, Aku sendiri akan menyertai engkau kemanapun kau pergi.

Aku sadar akan kecenderunganmu terhadap ketakutan, dan Aku rindu untuk menolongmu bebas darinya. Kebanyakan rasa takut itu berakar dari merenungkan hal-hal buruk yang dapat terjadi— menyingkirkan-Ku dari skenario. Ini adalah suatu praktik yang sangat berbahaya, dan juga adalah sebuah latihan dalam ketidaknyataan. Meskipun masa depanmu terbentang sampai kekekalan, tidak sedetik pun Aku tidak menyertaimu.

Sementara pemazmur Daud dikejar-kejar oleh Raja Saul, ia berada dalam bahaya sepanjang waktu. Namun ia dapat menulis: TUHAN adalah benteng hidupku, terhadap siapakah aku harus gemetar? Aku juga adalah kekuatan-Mu. Kapanpun pikiranmu mengembara ke masa depan, buatlah upaya untuk melibatkan-Ku dalam imajinasi itu. Lihatlah Aku membantumu, menguatkanmu, mendorongmu. Daripada merasa diintimidasi oleh masa-masa sulit di depan, lihatlah mereka sebagai petualangan-petualangan yang dapat diatasi oleh kau dan Aku bersama-sama. Jika pemikiran ketakutan mulai mendekatimu, dorong kegelapan dengan sorak “Kemenangan!”—yakin dalam Pribadi yang berkemenangan yang tidak akan membiarkan engkau dan tidak akan meninggalkan engkau.

Sebab itu dengan yakin kita dapat berkata: “Tuhan adalah Penolongku. Aku tidak akan takut. Apakah yang dapat dilakukan manusia terhadap aku?” Ibrani 13:6

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Main Menu